04 April 2012

SI HIJAU MASAM PENJINAK DARAH TINGGI (HIPERTENSI)




Belimbing Wuluh (avverhoa bilimbi) dikenal cukup baik di lingkungan masyarakat Indonesia. Belimbing wuluh merupakan
salah satu tanaman yang ditanam di tempat yang cukup terkena sinar matahari.  Buahnya berbentuk lonjong sebesar ibu jari , berwarna hijau muda ,dan rasanya masam. Dari rasanya yang masam , ternyata buah ini kerap digunakan sebagai bahan campuran untuk bahan masakan tradisional. Selain rasanya yang masam, ternyata belimbing wuluh juga memiliki banyak khasiat, selain untuk menyembuhkan batuk, jerawat, gigi berlubang, diabetes, reumatik, pegal linu, dan penyakit gondongan, ternyata belimbing wuluh juga dapat menurunkan kadar darah dalam tubuh sehingga dapat menyembuhkan penderita tekanan darah tinggi atau yang biasa kita sebut sebagai hipertensi. Setiap bagian dari pohon ini memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Bunga berkhasiat untuk:
Batuk, dan Sariawan (stomatitis)
Daun berkhasiat untuk :
Sakit perut, Gondongan (Parotitis), Rematik.
Buah berkhasiat untuk :
Batuk rejan, gusi berdarah, sariawan, sakit gigi berlubang, jerawat, panu, tekanan darah tinggi, kelumpuhan, memperbaiki fungsi pencernaan, radang rektum.
CARA PEMAKAIANNYA:
Pamakaian luar: Daun secukupnya setelah dicuci bersih digiling halus sampai seperti bubur, dipakai sebagal tapal (pemakaian setempat) pada gondongan, rheumatism, jerawat, panu.

CARA PEMAKAIAN:
1. Pagel linu:
    1 genggam daun belimbing wuluh yang masih muda, 10 biji cengkeh,
    15 biji lada, digiling halus lalu tambahkan cuka secukupnya.
    Lumurkan ketempat yang sakit.

2. Gondongan:
   10 ranting muda belimbing wuluh berikut daunnya dan 4 butir bawang
   merah setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Balurkan ketempat
   yang sakit.

3. Batuk pada anak:
   Segenggam bunga belimbing wuluh, beberapa butir adas, gula
   secukupnya dan air 1 cangkir, ditim selama beberapa jam. Setelah
   dingin disaring dengan sepotong kain, dibagi untuk 2 kali minum,
   pagi dan malam sewaktu perut kosong.

4. Batuk:
   25 kuntum bunga belimbing wuluh, 1 jari rimpang temu-giring, 1 jari
   kulit kayu manis, 1 jari rimpang kencur, 2 butir bawang merah, 1/4
   genggam pegagan, 1/4 genggam daun saga, 1/4 genggam daun
   inggu, 1/4 genggam daun sendok, dicuci dan dipotong-potong
   seperlunya, direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4
   gelas. Setelah dingin disaring, diminum dengan madu seperlunya.
   Sehari 3 kali 3/4 gelas.

5. Batuk rejan:
    a. 10 buah belimbing wuluh dicuci lalu ditumbuk halus-halus,
       diremas dengan 2 sendok makan air garam, lalu disaring. Minum,
       lakukan 2 kali sehari.
    b. Buah belimbing wuluh dibuat manisan, sehari makan 3 x 6-8 buah.

6. Rematik:
    a. 100 gr daun muda belimbing wuluh, 10 biji cengkeh dan 15 biji
       merica dicuci lalu digiling halus, tambahkan cuka secukupnya
       sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan adonan bubur tadi
       ketempat yang sakit.
    b. 5 buah belimbing wuluh, 8 lembar daun kantil (Michelia champaca
       L.), 15 biji cengkeh, 15 butir lada hitam, dicuci lalu ditumbuk
       halus, diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis dan
       1 sendok makan minyak kayu putih. Dipakai untuk menggosok
       dan mengurut bagian tubuh yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari.

7. Sariawan:
    a. Segenggam bunga belimbing wuluh, gula jawa secukupnya dan
       1 cangkir air direbus sampai kental. Setelah dingin disaring,
       dipakai untuk membersihkan mulut dan mengoles sariawan.
    b. 2/3 genggam bunga belimbing wuluh, dicuci lalu direbus dengan
       3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin
       disaring lalu diminum, sehari 3 kali 3/4 gelas.
    c. 3 buah belimbing wuluh, 3 butir bawang merah, 1 buah pala yang
       muda, 10 lembar daun seriawan, 3/4 sendok teh adas, 3/4 jari
       pulosari, dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 3 sendok
       makan minyak kelapa, diperas lalu disaring. Dipakai untuk
       mengoles luka-luka akibat sariawan, 6-7 kali sehari.

8. Jerawat:
    a. Buah belimbing wuluh secukupnya dicuci lalu ditumbuk halus,
       diremas dengan air garam seperlunya, untuk menggosok muka
       yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari.
    b. 6 buah belimbing wuluh dan 1/2 sendok teh bubuk belerang,
       digiling halus lalu diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis.
       Ramuan ini dipakai untuk menggosok dan melumas muka yang
       berjerawat. Lakukan 2-3 kali sehari.

9. Panu:
   10 buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus, tambahkan kapur
   sirih sebesar biji asam, diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai
   untuk menggosok kulit yang terserang panu. Lakukan 2 kali sehari.

10. Darah tinggi:
     a. 3 buah belimbing wuluh dicuci lalu dipotong-potong, rebus dengan tiga                                                                                                                            
     gelas air sampai tersisa satu gelas.

1 comment:

  1. Makasih infonya... :)

    kunjung balik ya.. www.syahidsblog.blogspot.com

    ReplyDelete